Penyakit Louhan dan Penanganannya

5 Penyakit Ikan Louhan dan Cara Mengatasinya

Ikan louhan sampai saat ini masih menjadi salah satu primadona ikan hias di Indonesia. Memiliki warna cerah yang memukau dan bentuknya yang unik seolah menghipnotis para pecintanya. Tak heran para pemilik ikan hias ini berlomba-lomba menjadikan louhan mereka menjadi semakin cantik.

Tak hanya warna saja, salah satu ciri khas ikan ini adalah bentuk kepalanya yang unik. Louhan memiliki jenong di kepalanya, beberapa menganggap semakin besar jenong dikepalanya maka semakin indah. Bahkan louhan dengan warna yang memukau dan memiliki jenong yang besar kerap kali dijual dengan harga yang fantastis.

Namun terlepas dari semua itu, tentu ada hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan. Menjaga ikan louhan terhindar dari penyakit menjadi satu permasalahan tersendiri.

Penyakit Pada Ikan Louhan dan Penanganannya

Penyakit pada ikan louhan dapat terjadi dengan berbagai penyebab. Mulai dari kebersihan yang tak terjaga, hingga permberian pakan yang sembarangan. Penyakit seperti white spot, mulut bisulan, cacat atau luka, stres, kembung serta busuk mulut adalah diantaranya.

White Spot

Seperti namanya white spot menyerang louhan ditandai dengan munculnya bintik putih pada tubuh. White spot disebabkan oleh jamur yang menempel dan berkembang pada kulit ikan louhan. Penyebab utamanya adalah buruknya kualitas air pada aquarium.

white spot pada louhan
white spot pada louhan

Penanganannya, White spot termasuk penyait yang cukup sulit dihilangkan. Tindakan pencegahan dapat dilakukan dengan cara selalu menjaga kebersihan air pada aquarium. Selain itu pemberian garam ikan dapat membantu mengurangi dan mencegah white spot pada louhan.

Baca Juga: Menyembuhkan Jamur Pada Ikan Louhan

Mulut Bisulan

Louhan yang terserang bisul mulut, ditandai adanya pembengkakan warna merah pada bagian mulutnya. Penyebabnya bisa terjadi karena serangan Crustaceae (sejenis udang), luka infeksi akibat perkelahian, bakteri atau jamur, dan pakan yang tidak cocok.

Penanganannya, louhan yang terkena mulut bisul dapat dipisahkan pada aquarium khsusus, lalu beri antibiotik pada daerah yang bisulan. Selama dalam proses perawatan tersebut, louhan dipuasakan selama 2 hari dan selanjutnya beri pakan yang bergizi.

Cacat atau Luka

Louhan dapat terluka disebabkan oleh perkelahian dengan ikan lain ataupun karena jeleknya kualitas air aquarium. Jika terdapat luka pada louhan, lakukan tindakan penanganan sesegera mungkin untuk menghidari infeksi.

Penanganannya, pisahkan louhan kedalam aquarium khusus untuk diberikan antibiotik. Selama proses perawatan, beri pakan bergizi untuk mempercepat penyembuhan pada louhan.

Busuk Mulut dan Kembung

Ikan louhan juga bisa kembung, penyakit ini biasanya ditandai dengan perut membengkak dan berwarna merah. Biasanya hal ini disebabkan oleh burukya kualitas pakan yang diberikan serta tidak higienis.

Selain kembung pakan kualitas buruk juga bisa memicu busuk mulut pada louhan yang ditandai dengan bentuk bibir yang membengkak.

ikan louhan kembung
Sumber: YouTube – Ayulouhan flowerhorn

Penanganannya, kedua penyakit tersebt dapat diatasi dengan cara melakukan terapi pada louhan selama 7 hari dalam air larutan obat antibiotik, antiparasit, dan antijamur. Cara lainnya adalah dengan menggunkan air hangat dan garam ikan. Selama perawatan, ikan louhan dipuasakan selama 3-5 hari.

Baca Juga: 10 Fungsi Garam Ikan Yang Perlu Anda Ketahui

Stress

Ikan louhan stress dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti, aquarium yang tidak nyaman, takut, pakan yang tidak sesuai. Umumnya lohan stress ditandai dengan warna yang memudar, munculnya belang hitam, jenong kempes dan berperilaku pasif.

Penanganannya, salah satu hal yang sering kali membuat louhan stres adalah posisi aquarium yang tidak tepat. Pastikan meletakan aquarium dengan ketinggian minimal 80cm dari lantai. Jika disekitarnya terdapat ikan lai, pisahkan louhan dari ikan tersebut. Selain itu lakukan interaksi dengan ikan louhan untuk melatih mentalnya agar tida mudah kaget.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *