Cara Membedakan Louhan Jantan dan Betina

Diposting pada

Louhan merupakan salah satu jenis ikan hias yang pernah begitu pupoler di era 2000an. Hampir semua kalangan seakan tak mau ketinggalan untuk memelihara ikan yang memiliki kepala jenong ini. Dan tentu saja ini menjadi lahan bisnis menggiurkan bagi para peternak ikan Louhan maupun penjual pakan Louhan. Permintaan pasar yang tak henti membuat bisnis Louhan begitu menjanjikan pada masa itu.

Berbicara tentang peternak Louhan, tentu muncul pertanyaan apakah beternak Louhan itu sulit?. Nah disini saya akan coba membahas cara beternak ikan Louhan secara garis besar. Ada beberapa poin yang perlu anda ketahui sebelum memulai beternak ikan hias ini. Mulai dari jenis kelamin Louhan, pakan dan juga cara berternaknya.

Cara Membedakan Jenis Kelamin Louhan

Membedakan ikan Louhan Jantan dan Betina tidak lah begitu sulit. setidaknya bagi anda yang masih awam dengan ikan ini, anda dapat membedakan Louhan jantan dan Louhan betina dari 3 hal berikut ini :

  1. Lihatlah pada bagian dorsal atau sirip atas, jika terdapat bintik hitam besar kemungkinan Louhan tersebut berjenis kelamin betina.
  2. Jika diperhatikan, warna ikan Louhan betina tidak terlalu kontras jika dibandingkan dengan ikan Louhan jantan.
  3. Selanjutnya anda dapat mengamati ketika ikan Louhan setelah diberi pakan. Perut Louhan yang kenyang akan telihat padat, pada saat seperti ini cobalah perhatikan bagian bawah perutnya. Jika pada bagian tersebut terdapat semacam vent yang sedikit menunjol, bisa dipastikan Louhan tersebut adalah betina.
Anakan Ikan Louhan
Anakan Ikan Louhan

Cara Beternak Louhan

Seperti yang sudah saya katakan, beternak ikan Louhan tidaklah terlalu sulit. Untuk menghasilkan anakan yang baik, tentunya anda harus menyiapkan indukan yang baik pula. Indukan bisa menggunakan yang sejenis, atau jika anda ingin mencoba kawin silang anda dapat mencobanya dengan yang berbeda jenis.

Baca juga : Jenis-Jenis Ikan Louhan

Untuk selanjutnya, anda dapat mempersiapkan akuarium dengan ukuran yang sesuai sekitar 100cm x 40cm dengan tinggi setengah meter. Jangan lupa untuk memberi sekat pada akuarium, sekat ini bertujuan untuk memisahkan jantan dan betina. Jantan dan betina tidak bisa langsung digabungkan kedalam satu akuarium, ini karena Louhan termasuk jenis ikan yang agresif dan tidak segan untuk menyerang jenis lainnya. Pemberian sekat bertujuan agar jantan dan betina saling mengenal terlebih dahulu. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa hari, normalnya sekitar 4 hari.

Selama proses pengenalan ini, anda dapat memperhatikan vent yang terletak pada bagian bawah perut betina. Jika bagian vent tersebut terlihat sudah menyembul keluar, artinya betina sudah siap kawin dan sekat dapat dilepas. Biarkan jantan dan betina melakukan proses perkawinan, biasanya proses ini berlangsung selama 2 hari. Setelah itu anda akan melihat telur-telur Louhan berada pada dasar akuarium. Jika telur tersebut telihat bening dengan titik hitam ditengahnya, artinya telur tersebut sudah dibuahi.

Tak butuh waktu lama untuk telur yang telah dibuahi untuk menetas, biasanya hanya memerlukan waktu 2 hari saja. Yang perlu anda lakukan adalah segera memisahkan indukan sesaat setelah telor menetas. Burayak ini tidak perlu diberi makan karena masih menyimpan cadangan makanannya, ini bisa bertahan selama 4 hari. Setelah hari ke 5, burayak dapat diberi makan berupa kutu air atau cacing sutra.