Cara Perawatan Aquarium Ikan Hias Yang Benar

Diposting pada

Memiliki sebuah aquarium ikan hias yang bersih dan tertata rapi adalah impian setiap pecinta ikan. Aquarium yang bersih tertu saja membuat nyaman mata saat memandang. Selain itu akuarium hias yang bersih dan terawat juga dapat membuat ikan hias yang kita pelihara menjadi nyaman dan tidak stress. Namun bagaimanakan cara merawat akuarium ikan hias yang benar? Berikut ini artikel cara dan tahapan yang benar dalam merawat aquarium ikan agar selalu sehat dan bersih.

Cara Merawat Aquarium Ikan Hias

Seperti ikan koi yang butuh perawatan sistem filter kolam koi. Perawatan ekosistem aquarium baik itu aquarium air tawar maupun aquarium air laut memang beragam. Hal ini bergantung pada jenis ikan yang dipelihara, sistem yang digunakan dll. Untuk itu perawatan mesti disesuaikan dengan kebutuhan dari ikan dan aquarium tersebut. Namun secara umum, perawatan rutin pada aquarium ikan hias dapat anda lakukan dengan tahapan berikut.

cara merawat aquarium ikan hias

Perawatan Harian pada Aquarium Ikan Hias

Pemberian pakan 2 kali dalam sehari. Terutama jika ikan hias yang anda pelihara termasuk ikan yang membutuhkan energi yang besar. Namun takaran pemberian pakan bisa anda sesuaikan dengan jenis ikan hias yang ada pelihara dalam aquarium tersebut.

Pemerikasaan kesehatan pada penghuni aquarium juga perlu dilakukan setiap hari. Jika anda melihat ikan yang tampak kurang sehat, segera pindahkan dan pisahkan pada tempat lain. Selain untuk mepermudah dalam pengobatan ikan hias yang sakit, hal ini juga untuk mencegah ikan lainnya tertular penyakit yang sama.

Periksa ikan yang akam memijah. Untuk anda yang memelihara ikan hias juga perlu memperhatikan apakah ada tanda-tanda ikan yang akan memijah. Jika anda mendapati ikan hias yang akan memijah, segera pindahkan ikan tersebut ke aquarium pemijahan atau tempat yang disiapkan. Dan apabila dalam aquarium ikan hias ternyata telah ditemukan burayak, sesegera mungkin pindahkan ketempat khusus. Dalam beberapa jenis ikan hias, terkadang mereka memiliki sifat kanibal dengan memangsa burayak atau ikan yang lebih kecil dari jenis.

Memeriksa teperatur aquarium ikan hias. Memastikan bahwa temperatur pada aquarium sudah ideal dengan jenis ikan didalamnya. Untuk pemeriksaan temperatur suhu pada air, cukup dengan menggunakan termometer yang biasa digunakan untuk memeriksa suhu badan.

Matikan lampu aquarium pada malah hari. Untuk mematikan lampu aquarium ikan hias anda sesaat sesudah anda mematikan lampu ruangan tempat aquariun diletakkan. Pencahayaan dari lampu yang berlebihan hanya akan membuat ikan anda tidak nyaman. Bahkan cahaya lampu bisa meningkatkan suhu air pada aquarium. Normalnya lampu aquarium dihidupkan tidak lebih dari 8, namun jika didalam aquarium terdapat tanaman hidup, jangka waktu penyinaran bisa ditambah hingga 10-13 jam untuk membantu tanaman berfotosintesis.

 

Perawatan Mingguan Pada Aquarium Ikan Hias

Puasakan ikan satu hari. Seminggu sekali anda disarankan untuk puasakan ikan, tapi ini tidak berlaku jika ikan sedang dalam masa pemijahan ataupun pada anak-anak ikan. Memuasakan ikan selama satu hari bertujuan untuk menyegarkan sistem percernaan ikan. Selain itu kualitas air dan filter juga akan membaik selama masa puasa.
Periksa heater atau termostat. Untuk anda yang menggunakan heater atau termostat pada aquarium ikan hiasnya, periksa juga perangkat setiap minggu. Hal ini untuk meastikan tidak ada kerusakan yang membuat perangkat gagal berfungsi.

Periksa pH air serta kadar garam (aquarium air laut). Selain pemeriksaan pH pada air, perlu juga dilakukan pemeriksaan kadar Amonia dan Nitrit. Perlu diketahui, kadar Amonia dan Nitrit dapat meningkat karena kotoran yang tidak dibersihkan/mengendap pada aquarium. Kadar Amonia dan Nitrit bersifat racun yang dapat membunuh ikan hias anda. Untuk pemeriksaan pH pada air anda dapat memeriksanya dengan pH meter.

Periksa stok pakan, filter serta peralatan lainnya. Hal ini untuk memastikan agar barang-barang tersebut dapat segera di tambah jika memang stok sudah mulai sedikit.

 

Perawatan Dua Mingguan Pada Aquarium Ikan Hias

Matikan aerasi. Aerasi adalal proses penambahan oksigen kedalam air menggunakan mesin aerasi. Namun jangan lakukan hal ini pada aquarium air asin. Mesin aerasi dimatikan untuk mempermudah anda dalam melakukan proses perawatan selanjutnya.

Aduk pasir pada dasar aquarium. Kotoran sering kali mengendap dan tertimbun pada pasir aquarium. Untuk itu aduklah permukaan pasir hingga sedikit buyar, tapi jangan mengaduknya terlalu dalam dan terlalu kuat. Hal ini akan membuat ikan anda merasa teranca dan stress.

Bersihkan lumut dan alga pada kaca. Setiap 2 minggu sekali, anda bisa membersihkan permukaan dalam kaca aquarium. Biasanya kaca bagian dalam akan di hinggapi lumut atau alga yang membuat kaca menjadi buram. Hal ini ditandai dengan permukaan kaca yang terasa licin, untuk itu bersihkan dengan hati-hati sampai permukaan kembali kesat.

Biarkan kotoran mengendap. Kotoran yang berada pada lapisan pasir perlahan akan terapung ketika kita mengaduknya. Kotoran itu akan kembali mengendap pada permukaan pasir bersama dengan sisa-sisa lumut yang kita bersihkan pada kaca. Biarkan kotoran tersebut mengendap pada dasar aquarium.

Sipon kotoran. Kotoran yang telah mengendap pada dasar aquarium selanjutnya dapat anda sipon. Sipon adalah proses penyedotan kotoran pada dasar aquarium dengan menggunakan selang. Penyiponan dilakukan hingga air pada aquarium berkurang sekitar 25%.

Tambahkan air aquarium. Setelah proses sipon selesai dilakukan, anda bisa menambahkan air yang telah berkurang pada saat penyiponan. Sebisa mungkin gunakan air dengan pH, dan temperatur yang sama dengan air pada aquarium.
Nyalakan kembali aerasi. Setelah semua proses dilakukan, maka anda dapat kembali menyaakan mesin aerasi seperti sedia kala.

http://www.ikan.info/jenis/ikan-hias/

 

Perawatan Bulanan Pada Aquarium Ikan Hias

Bersihkan media filter mekanik. Filter mekanik perlu dibersihkan setidaknya satu bulan sekali. Hal ini tentu untuk menjaga filter dapat bekerja secara optimal. Gantilah filter yang sudah tidak layak pakai dengan filter yang baru.
Bersihkan Filter biologis. Untuk membersihkan filter biologis, bisa dilakukan dengan merendam dan membilas media filter dengan air yang diambil dari aquarium. Jangan pernah memncuci media filter dengan sabun, air panas, atau bahan kimia. Ini dapat menyebabkan bakteri filtrasi mati dan filter menjadi tidak berfungsi sampai bakteri filtrasi tersebut tumbuh kembali.

Ganti filter under graver. Apabila aquarium anda menggunakan filter-under gravel, anda dapat membebaskan sementara pipa outlet dari head pump. Lalu anda dapat membersihkan bagian pipa tersebut. Melalui pipa dari head pump, masukan pipa untuk sipon. Lalu anda bisa mencoba untuk membersihkan kotooran pada bagian bawah filter under gravel dengan menyiponnya.

Bersihkan mesin aerasi. Pembesihan dapa dilakukan dengan mulai embersihkan batu aerasi yang dilanjutkan dengan membersihkan pipa input udara pada aerator. Periksa juga diafragma dan pompa aerator, pastikan semua dalam kondisi yang seharusnya.

Periksa peralatan penerangan. Pemeriksaan terutama pada sambungan kabel, terminal-terminal dll. Hal ini untuk meastikan tidak ada peralatan / kabel yang terbuka masuk kedalam kolam. Selain hal ini membahayakan ikan, tentu saja juga sangant membahayakan diri anda.

Periksa tanaman dalam aquarium. Jika anda menggunakan tanaman hidup dalam akuarium anda, maka periksalah bagian tanaman tersebut. Buanglah bagian tanaman yang sudah mati atau layu serta lakukan pemangkasan pada tanaman yang sudah terlalu besar. Untuk tanaman yang sudah mati, anda dapat menggantinya dengan tanaman baru yang lebih segar.

Incoming search terms:

  • membersihkan gravel aquarium
  • Perawatan under gravel filter
  • perawatan undergravel filter
  • Supaya kotoran ikan tidak tertimbun di aquarium