budidaya ikan hias

Cara Budidaya Ikan Hias Di Lahan Yang Sempit

8 Cara Budidaya Ikan Hias di Lahan Sempit Mudah & Untung

Ikan.info – Cara Budidaya ikan hias di lahan sempit sangat banyak ditanya oleh para calon peternak. Kamu tidak merasa ragu, segera praktekkan bagaimana cara melakukannya melalui artikel yang satu ini.

Ikan hias sudah menjadi salah satu hewan yang sangat banyak dilihat sebagai hewan peliharaan oleh manusia. Memelihara seekor ikan hias dinilai sangat mampu mengurangi tingkat stres pada pemiliknya. Apalagi jika memiliki corak dan bentuk ikan hias yang sangat cantik.

budidaya ikan hias

Ternak Ikan Hias di Lahan Sempit

Cara Berternak ikan di sebuah lahan yang sempit bisa kamu lakukan di rumah kamu dengan cara membuat sebuah kolam ikan yang sederhana atau bisa juga memeliharanya dalam aquarium.

Sebaiknya kamu memilih jenis ikan hias yang berukuran kecil supaya kamu tidak terlalu memakan banyak tempat. Contoh ikan hias yang bisa kamu pelihara di sebuah lahan yang sempit adalah :

  • Ikan Cupang
  • Ikan Guppy
  • Ikan Molly
  • Ikan Golden Black
  • Ikan Sepat Mutiara
  • Ikan Discus
  • Ikan Mas Koki

Cara Ternak Ikan Hias

Langkah-langkah dalam berternak ikan hias di sebuah lahan yang  sempit yang baik dan juga benar adalah sebagai berikut ini :

1. Memilih Jenis Ikan

Ikan hias memiliki banyak jenis yang bisa kamu pilih dan pelihara. Nah kamu bisa memilih pada ikan mana saja yang kamu rasa cocok untuk kamu kembangkan biak kan.

2. Menyiapkan Wadah Tempat Tinggal Ikan

Karena untuk membudidayakan di sebuah lahan yang sempit kamu cukup menyiapkan wadah yang kecil saja bisa berupa ember, kotak styrofoam, atau sebuah akuarium kecil. Jangan lupa juga kamu pasang peralatan yang dibutuhkan seperti filter air dan juga oksigen.

Minimal kamu memiliki 4 wadah yang memiliki fungsi yang berbeda-beda. Pertama wadah untuk indukan dari ikan, wadah untuk pemijahan, wadah untuk penetasan telur ikan,  dan juga wadah untuk pembesaran.

Ukuran dari wadah bisa kamu sesuaikan dengan jumlah ikan, sedangkan untuk tingginya minimal 30 cm untuk pemijahan dan juga penetasan. Sedangkan untuk indukan dan juga pembesaran dengan minimal memiliki tinggi 50 cm ataupun lebih.

3. Menentukan Lokasi Ternak Ikan Hias

Lokasi untuk berternak ikan hias di sebuah lahan yang sempit yang baik adalah tidak terkena sinar matahari secara langsung, lebih baik jika berada di dalam ruangan atau di sebuah tempat yang teduh. Pastikan juga memiliki sirkulasi udara yang sangat baik dan juga suhu ruang yang stabil.

4. Memilih Indukan

Kamu juga harus tau perbadaan dari ikan jantan dan juga betina, misalkan pada ikan Guppy jantan memiliki ciri fisik tubuh yang ramping dan juga panjang, warna yang terang dan juga kontras, dan juga memiliki ekor yang lebih besar seperti kipas.

Sedangkan pada ikan Guppy yang betina memiliki ciri fisik tubuh yang lebih bulat dengan warna tubuh yang lebih dark atau kusam, dan juga memiliki ekor yang lebih pendek.

5. Memisahkan Indukan

Selanjutnya kamu bisa memisahkan antara indukan jantan dan juga betina ke dalam sebuah wadah yang berbeda. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan mental dan fisik dari ikan.

6. Melakukan Proses Pemijahan

Pemijahan adalah sebuah proses dari pengawinan ikan supaya ikan betina bisa bertelur. Kamu bisa melakukan pemijahan secara alami ataupun buatan.

Pemijahan alami bisa kamu lakukan dengan cara memasukkan ikan betina dan juga ikan jantan dalam sebuah wadah. Bisa juga kamu lakukan dengan rasio jantan betina 1:2 ataupun 1:5.

7. Penetasan Benih

Kenali dulu berapa lama fase ikan hias yang kamu pelihara dari sejak kehamilan sampai dia bertelur. Misalnya ikan Guppy lama proses kehamilan bisa sanpai 3-4 Minggus setelah proses pemijahan.

Maka kamu harus mempersiapkan sebuah wadah yang sesuai supaya proses pemijahan bisa berjalan dengan lancar.

8. Pembesaran

Setelah larva ikan sudah mulai dewasa pindahkan ke dalam wadah pembesar. Ikan muda biasanya belum memiliki corak warna yang cantik.

Maka dari itu, wadah pembesaran ikan harus terkena sinar matahari, kamu bisa juga menggunakan sebuah wadah dari kaca. Tambahkan juga beberapa tanaman air seperti eceng gondok untuk tempat berteduh ikan tersebut.

Cara Merawat Ikan Hias

1. Penentuan Ukuran Aquarium

Ukuran dari aquarium harus kamu sesuaikan dengan jumlah ikan yang ada didalam akuarium serta juga ukuran dari ikan. Jika tempatnya terlalu sempit maka bisa membuat ikan menjadi stres dan akan mudah mati.

2. Lokasi Aquarium

Ternak ikan hias di dalam rumah memang bisa kamu lakukan tapi harus kamu perhatikan juga tempat penyimpannya. Sebaiknya kamu jauhkan dari jangkauan anak anak, tidak terkena sinar matahari secara langsung, dan juga aman dari gangguan binatang.

3. Air

Air adalah habitat asli dari ikan jadi kamu perlu perhatikan jenis ikannya yang berasal dari mana air laut atau air tawar. Kebersihan dari air juga harus kamu jaga, sebab ikan hias akan lebih senang dengan air yang jernih.

4. Menjaga Kadar pH Air

Pada saat kamu berternak ikan hias di sebuah lahan yang sempit, penting sekali kamu perhatikan pada pHnya. istilah PH dikenal juga dengan nama tingkat keasaman air, pH sangat berpengaruh terhadap kehidupan ikan di dalamnya.

6. Oksigen

Berikan aerasi pada aquarium kamu untuk menjaga kadar oksigen. Jadi ikan yang kamu pelihara dalam aquarium keberadaan aerasi akan menjadi sangat penting. Kekurangan oksigen akan bisa memicu ikan menjadi stres dan juga berakibat kematian pada ikan.

7. Memberi Makan

Pemberian pakan ikan hias sebaiknya kamu lakukan sebanyak 2x sehari pada saat pagi dan sore hari. Jangan terlalu banyak memberi makan supaya aquarium kamu tidak cepat kotor.

Jenis makanan yang kamu berikan diantaranya kutu air, artemia, cacing sutra, pakan ikan instan dan masih banyak lagi yang lainnya.