Hal Yang Diperhatikan Dalam Merawat Cupang Hias

Selain aduan, cupang juga memiliki bentuk yang indah. Tak jarang banyak juga jenis cupang yang dijadikan sebagai ikan hias. Bentuk sirip dan warna yang memukau tentu bisa jadi kesenangan tersendiri bagi pemeliharanya. Untuk itu perawatan cupang hias juga perlu dilakukan dengan baik dan benar.

Cara Perawatan Cupang Hias

5 Hal dalam Perawatan Cupang Hias

Setidaknya ada 5 hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan cupang hias. Kelima hal ini menjadi dasar guna memastikan cupang hias mendapat perawatan yang tepat.

1. Cara Pengolahan Air

Cara mengolah air menjadi faktor dengan pengaruh besar guna memastikan ikan tetap sehat. Gunakan penampungan air dengan ukuran yang cukup untuk mengganti air yang sudah di sifon atau ganti.

Sifon bisa dilakukan setiap hari dengan volume 30-50 persen. Air yang selalu terjaga dan rutin diganti dapat memaksilmalkan pertumbuhan ikan cupang hias. Selain itu dengan air yang cocok, cupang menjadi lebih sehat dan tidak tidak gampang sakit.

Usahakan maksimal dalam seminggu lakukan pergantian air total sebanyak 1 kali. Keterlambatan mengganti air dapat mempengaruhi kesehatan cupang hias sehingga rentan terserang penyakit. Sisa pakan dan kotoran cupang yang tersisa dan mengendap di dasar air dapat menyebabkan penyakit misalnya: white spot, velvet, berak putih dll.

2. Jadwal Pemberian Pakan

Pakan menjadi hal mutlak dalam perawatan cupang hias, pakan dapat diberikan 2 kali dalam sehari. Disarankan untuk pemberian pakan dapat dilakukan pada pagi dan sore hari dengan takaran secukupnya saja.

Hindari memberikan pakan berlebih sehingga sisa pakan yang tidak termakan tidak mengotori air aquarium. Untuk menghindari pemberian pakan berlebih, Anda bisa menggunakan takaran utuk setiap pemberian pakan seperti sendok dll.

  Pembibitan, Pakan dan Cara Budidaya Ikan Gurame

Pakan hidup seperti kutu air dan jentik nyamuk bisa menjadi menu harian bagi cupang hias. Namun jika Anda kesulitan mendapatkan pakan hidup, bisa juga digantikan dengan pakan sekunder seperti pelet. Berikan pakan dalam takaran yang sama dalam setiap pemberian pakan.

3. Pemeriksaan Kesehatan

Tentunya tujuan dari perawatan cupang hiasa adalah memastikan ikan tumbuh denggan sehat. Gangguan kesehatan dapat menjadi penghambat dalam proses pertumbuhan cupang, bahkan dalam kasus terburuk dapat membunuh cupang tersebut.

Untuk itu perlu dilakuan pemeriksaan kesehatan berkala. Pemeriksaan kesehatan dapat anda lakuakan sendiri dengan melihat tingkah laku ikan tersebut. Jika cupang hias mulai menunjukan gelagat atau perilaku yang berbeda dari biasanya, kemungkinan ikan Anda sedang terganggu kesehatannya.

Waktu pemberian pakan adalah saat yang tepat untuk memperhatikan tingkah pola dari ikan Anda. Jika ikan menunjukan perilaku yang janggal dan tidak biasa, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu selalu sediakan obat-obatan agar kita bisa bertindak cepat saat ikan terserang penyakit.

4. Menjemur Ikan Cupang

Menjemur menjadi salah satu metode perawatan cupang hias guna melatih fisik menjadi lebih kuat. Penjemuran dapat dilakukan selama 5-10 menitpada saat pagi dan sore hari. Usahakan lakukan penjemuran ketika 30-60 menit setelah pemberian pakan.

Guna melatih mental cupang, bisa juga sambil di buka tutup sekatnya. Namun jangan terlalu lama ngedokkan ikan cupang hias untuk menghindari sirip yang patah atau hal lain yang tidak diinginkan. Latihan ini dapat dilakukan dimana saja selama tempat itu nyaman bagi ikan.

Usahakan menggunakan ikan disebelahnya yang tidak terlalu jauh perbedaan ukuran dan warnanya. Jika ikan terlihat takut karena kalah ukuran atau warna, segera ganti dengan ikan yang kecil dan menyerupai warnanya.

5. Penempatan Yang Tepat

Kita mungkin memiliki beberapa kriteria dalam perawatan cupang hias. Misalnya sebagai ikan bahanan dll. Usahakan meletakan ikan sesuai dengan kriteria mereka. Jangan campurkan beberapa kriteria dalam 1 lokasi penempatan, misal ikan bahanan di gabung dengan ikan rijeck.

  Tips Mengatasi Gurame Sakit Radang Insang Dan Jamuran

Lokasi yang tepat adalah area tidak terlalu panas dan teduh. Pastikan juga tidak meletakan ikan pada lokasi yang pengap atau minim cahaya. Idealnya penempatan dapat dilakukan pada area dengan suhu antara 23-28 derajat Celcius.

Kelima hal tersebut dapat menjadi dasar dalam perawatan cupang hias. Dengan perawatan yang baik dan benar, cupang dapat tumbuh dan memiliki bentuk yang cantik dan menawan. Semoga bermanfaat !