Berbagai Macam Jenis Ikan Louhan Untuk Kontes

Diposting pada

Bagi anda yang sempat merasakan boomingnya ikan ini pada masa awal tahun 2000-an, tentu anda sudah tidak asing dengan ikan hias berkepala jenong ini. Ikan Louhan bisa dikatakan sebagai ikan yang sangat populer dan paling banyak dipelihara dimasa itu. Tak heran jika mulai dari pedagang kecil hingga tengkulak besar dapat merasakan manisnya keuntungan dari berbisnis ikan Louhan. Namun masa-masa itu kini telah berakhir, ikan Louhan seolah hilang dari peredaran dan tak pernah terdengar lagi namanya.

Namun bukan berarti pecinta ikan hias air tawar ini juga hilang, nyatanya masih ada yang tetap memelihara Louhan karena memang menyukai ikan ini dan bukan sekedar ikutan tren. Salah satu keunikan ikan ini adalah jenong di kepalanya yang akan semakin besar seiring bertambahnya usia mereka. Selain itu, ikan Louhan juga dikenal memiliki warna yang menyala dan umumnya berwarna merah dan keemasan.

Jenis-Jenis Ikan Louhan

Meski tidak seramai dulu, namun nyatanya ikan Louhan tetap memiliki penggemar tersendiri. Hal ini terbukti dengan kontes Louhan yang sering diadakan diberbagai kota setiap tahunnya. Seperti kontes yang diadakan oleh Perhimpunan Pecinta Louhan indonesia (P2LI) dan dikuti oleh berbagai jenis ikan Louhan. Nah berbicara masalah jenis ikan Louhan, ada beberapa jenis yang cukup populer dipelihara diantaranya :

Ikan Louhan Cencu / Mutiara

Ikan Louhan Mutiara atau Cencu
Ikan Louhan Mutiara atau Cencu

Ikan Louhan Cencu merupakan jenis Louhan yang paling populer di kalangan Hobbies. Jenis ini memiliki warna yang terang dengan bintik seperti mutiara pada tubuhnya. Tak heran jikajJenis ini lebih dikenal dengan nama ikan Louhan mutiara. Namun belakangan Louhan Cencu dibagi kedalam 2 jenis yaitu Cencu Klasik dan Cencu Modern.

Louhan Cencu Klasik memiliki warna yang cenderung lebih terang dibandingkan dengan Cencu Modern, namun memiliki mutiara yang lebih sedikit. Bentuk tubuhnya elips dengan jenong yang tidak terlalu besar. Salah satu keunggulan dari Cencu Klasik adalah ukuran tubuhnya yang lebih besar dibanding Cencu modern. Untuk Lohan Cencu Modern, mutiara yang dimilikinya lebih banyak, bahkan sampai ke kepala dan pipinya. Jenong pada Cencu Modern juga sudah mulai terlihat sejak masih kecil, walau hanya sebatas waterhead.

Ikan Louhan Kamfa / Flower Horn

Ikan Louhan Kamfa
Ikan Louhan Kamfa

Ikan Louhan Kamfa juga dikenal dengan sebutan Flower Horn dan Golden Flower. Jenis ini juga tak kalah populer dibanding dengan Louhan Mutiara. Hingga kini, masih banyak para hobbies yang mencari dan memelihara jenis ikan Louhan Kamfa.

Kamfa memiliki sirip yang lebih lebar dan lebih kaku dibandingkan jenis ikan Louhan lainnya, bahkan hal ini dapat terlihat sejak masih anakan. Dari segi marking nya pun berbeda, jika pada Louhan Cencu memiliki marking yang besar di kepala dan di badan, maka Lohan Kamfa justru tidak memiliki marking. Jika anda menemukan Lohan Kamfa memiliki marking di kepala, besar kemungkinan ikan tersebut merupakan hasil dari kawin silang dengan jenis lain.

Ikan Louhan Golden Red

Ikan Louhan Golden Red
Ikan Louhan Golden Red

Jika anda pernah memelihara ikan Louhan, maka saya yakin anda sering mendengar nama Louhan Golden Red. Nama tersebut didapat dari perpaduan warna yang dimilikinya yaitu merah dan kuning keemasan. Golden Red merupakan jenis Louhan yang berasal dari Thailand. Louhan Golden Red banyak digemari karena keindahan warna yang dimilikinya.

Pada saat masih kecil, jenis ini terlihat sangat mirip dengan ikan Louhan Cencu. Ini dikarenakan warna dan bentuk siripnya belum bermutasi, perubahannya akan terlihat seiring bertambahnya usia. Perubahan mutasi sirip dan warna pada Golden Red terjadi secara bertahap hingga menhasilkan warna kuning dan merah. Louhan Golden Red memang sangat indah dipandang, baik dari bentukan maupun markingnya.

Ikan Louhan Super Red Texas

Ikan Louhan Super Red Texas
Ikan Louhan Super Red Texas

Sama halnya dengan Louhan Super Red, Ikan Lohan Super Red Texas juga berasal dari Thailand. Super Red Texas adalah hasil dari kawin silang dari 2 jenis ikan Louhan. Super Red Texas di hasilkan dari perpaduan jenis Texas Cichlid dengan jenis ikan Louhan Super Red, sehingga menghasilkan jenis ikan yang berkualitas.

Ikan Louhan Rainbow King

Ikan Louhan Rainbow King
Ikan Louhan Rainbow King

Jenis ini mulai di kembangkan di Singapura dan sering merajai beberapa kontes Louhan Internasional. Lohan Rainbow King memiliki warna yang memukau dengan perpaduan warna merah, kuning dan terkadang sedikit warna biru. Marking horizontal yang dimilikinya bahkan sudah bisa terlihat sejak mulai anakan.

Ikan Louhan Super Red Synspillum

Ikan Louhan Super Red Synspillum

Lagi-lagi jenis Louhan yang berasal dari Thailand, kali ini adalah jenis Super Red Synspillum. Bahkan jenis ini mampu menjadi tren baru dalam dunia ikan hias khususnya Louhan, beberapa hobbies bahkan menyebut jenis ini dengan julukan Kamfa Thailand.

Warna oranye menjadi ciri khas yang dimiliki Super Red Synspillum, dengan campuran warna merah bata membuat jenis ini semakin terlihat eksotis. Selain itu Super Red Synspillum tidak memiliki marking di kepalanya dan hanya memiliki jenong yang waterhead. Beberapa pedagang nakal sering kali menyebut anakan Super Red Synspillum dengan Rainbow King, tujuannya untuk mendapat keuntungan lebih. Jadi telitilah sebelum membeli anakan ikan Louhan.

Ikan Louhan Louhan Storm

Ikan Louhan Strom
Ikan Louhan Strom

Meski belum banyak pembahasan tentang jenis ini, namun yang perlu anda ketahui adalah jenis ini berasal dari Thailand. Jika dilihat dari bentukan fisiknya, anda dapat mengenalinya dari marking horizontal dan mutiara. Beberapa hobbies menduga bahwa jenis ini merupakan hasil kawin silang terhadap Louhan Texas Cichlid sehingga muncullah jenis ini.

Meski tidak lagi menjadi primadona seperti dulu, namun ikan hias ini tetap memiliki tempat tersendiri bagi pecintanya. Di masa jayanya ikan Louhan begitu digemari mulai dari anak-anak hingga dewasa. Seolah memelihara salah satu jenis ikan Louhan menjadi suatu kewajiban di masa itu. Akankah tren ikan Louhan dapat kembali menanjak atau bahkan semakin redup?