budidaya cacing sutra

Budidaya Cacing Sutra Media Kolam Terpal

Cara Budidaya Cacing Sutra Di Kolam Terpal, Hasilkan Jutaan Rupiah Tiap Bulan

Ikan.infoBudidaya Cacing Sutra – Cacing sutra pada saat ini sedang naik daun, sebagai salah satu dari pakan alami untuk ikan dan juga mendatangkan peluang yang baru.

Sangat terbuka untuk para pemula yang ingin membudidayakan cacing sutra ini. Pakan alami  yang satu ini sangat memiliki potensial terlebih lagi memiliki prospek yang sangat menarik.

Sejalan dengan semakin meningkatnya pembudidayaan pada ikan lele ataupun ikan gurame. Cacing sutra ini juga sangat potensial untuk kamu kembangkan, tidak perlu membutuhkan lahan yang besar karena jenis pakan alami ini sangat kondisional.

budidaya cacing sutra

Cara Ternak Cacing Sutra Untuk Pemula

1. Pahami Kualitas Air Untuk Cacing Sutra

Kualitas air merupakan sebuah salah satu faktor penentu utama dari hidupnya cacing sutra. Pastikan air pada kolam untuk budidaya cacing sutra merupakan air yang baik, mengalir dan juga sesuai dengan parameter berikut ini :

  • DO sekitar ±1,61 ppm.
  • Suhu terbaik adalah antara 24,5 – 27,5ºC.
  • pH air anatara 6,1-7,3.
  • O2 terlarut adalah 6,0-6,5 ppm.
  • CO2 bebas antara 2,0-3,5 ppm.

2. Persiapan Kolam Cacing Sutra

Berikut ini adalah cara mempersiapkan kolam untuk cacing sutra :

  • Siapkan sebuah kolam terpal yang memiliki diameter yang disesuaikan dengan keberadaan lahan kamu.
  • Semprot secara merata pada kolam terpal dengan menggunakan air pakai sprayer.
  • Pastikan tidak terdapat kotoran yang menempel.
  • Keringkan air yang ada di dalam kolam terpal tersebut dengan menggunakan bantuan matahari.
  • Kolam cacing sutra sudah siap untuk kamu gunakan.

3. Pembuatan Media Cacing Sutra

Berikut ini adalah panduan bagaimana cara membuat media untuk budidaya cacing sutra :

  1. Siapkan lumpur sawah yang sudah kamu cuci dengan bersih. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan bibit hama dan penyakit.
  2. Letakkan lumpur sawah tersebut kedalam kolam terpal sampai mencapai ketebalan 10 cm.
  3. Siapkan sejumlah pupuk kandang kedalam bak, dengan jumlah yang kamu sesuaikan dengan besaran dari kolam terpal, atau minimal 3 kg.
  4. Tambahkan sebanyak 100 gr GDM Black BOS kedalam bak yang sudah berisikan pupuk kandang tersebut. Tujuannya adalah supaya pupuk kandang tersebut menjadi lebih lembut lagi sekaligus bisa menambah nilai nutrisi yang ada di pupuk kandang. Tambahan bakteri yang premium ke dalam Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan yang juga sangat baik untuk mempercepat proses dari pertumbuhan bibit cacing sutra.
  5. Aduk sampai merata GDM Black BOS dan juga pupuk kandang tersebut,
  6. Selanjutnya kamu masukkan campuran dari GDM Black BOS dan juga pupuk kandang tersebut kedalam kolam terpal yang sudah berisikan lumpur.
  7. Aduk hingga merata semua bahan tersebut secara hati-hati.
  8. Selanjutnya kamu aliri kolam tersebut dengan air bersih sampai seluruh media cacing sutra.
  9. Diamkan selama kurang lebih 3 hari supaya GDM Black BOS bisa bekerja dengan optimal dalam meningkatkan kualitas dari pupuk kandang dan juga menyediakan nutrisi untuk bibit cacing sutra.
  10. Kolam cacing sutra sudah siap untuk kamu tebari dengan bibit cacing sutra.

4. Tebar Bibit Cacing Sutra

Cara penebaran dari bibit cacing sutra adalah sebagai berikut ini :

  1. Matikan alat filter yang ada di dalam kolam untuk bisa menghentikan proses resirkulasi dari air.
  2. Lakukan aklimatisasi selama beberapa saat, untuk bisa menyesuaikan suhu pada air supaya cacing sutra tidak stress.
  3. Caranya, kamu letakkan plastik yang sudah berisi bibit cacing sutra ke dalam permukaan air kolam.
  4. Diamkan selama kurang lebih 30 menit-1 jam.
  5. Buka kantong plastik yang sudah berisikan bibit cacing sutra, kemudian kamu buang airnya.
  6. Timbang dengan tepat berat bibit cacing sutra untuk menyesuaikan pada kapasitas untuk di tebar dan juga mengetahui bobot awal dengan menggunakan timbangan Ohaus.
  7. Lepaskan bibit cacing sutra tersebut ke kolam dengan kedalaman 1-2 cm.
  8. Padat saat menebarkannya kamu disarankan menggunakan 75 gram/m2.
  9. Proses penabaran dari bibit cacing sutra selesai.

5. Cara Memelihara Cacing Sutra

a. Menjaga Aliran Air Dengan Sistem Resirkulasi

  • Salah satu hal yang paling dan juga krusial dalam budidaya cacing sutra ini adalah kondisi airnya. Oleh karena itu, kamu harus selalu siap untuk menjaga kualitas dari air supaya tetap mengandung DO sekitar ±1,61 ppm, O2 yang terlarut adalah 6,0-6,5 ppm, dan CO2 bebas antara 2,0-3,5 ppm.
  • Selain itu, pastikan juga pada suhu air yang tidak terlalu tinggi ataupun terlalu rendah, yaitu sekitar 24,5 – 27,5ºC. Begitu juga untuk pH airnya yang tidak boleh melampaui ataupun kurang dari 6,1-7,3.
  • Nah, untuk bisa menjaga dari kualitas air supaya tetap sesuai, kamu perlu menerapkan sistem “resirkuliasi air”. Sistem resirkulasi air ini bisa bekerja dengan baik dan memutar air secara terus menerus pada air yang ada didalam kolam cacing sutra dengan menggunakan bantuan filter air.
  • Resikulasi air ini sangat bermanfaat untuk tetap menjaga kualitas dari air supaya tetap baik, sehingga bisa menunjang pada pertumbuhan dan juga perkembangan pada cacing sutra. Selain itu, resirkulasi air juga bisa mensuplai kandungan oksigen yang didalam air kolam. Sehingga kandungan O2 dan juga CO2 di dalam air bisa terkontrol dengan.
  • Kamu bisa memasang sebuah filter dengan jumlah dan juga kapasitas yang sudah disesuaikan dengan besaran pada kolam. Disarankan kamu memasang sebuah filter lebih dari satu pada kolam terpal, supaya proses sirkulasi air bisa berjalan dengan optimal. Hidupkan filter air ini selama 24 jam, terkecuali pada saat pemberian makan.

b. Pencegahan Hama Penyakit

Hama-penyakit pada cacing sutra sangat berbahaya jika terdapat di dalam proses budidaya cacing sutra. Sebab dari itu, serangan dari hama-penyakit ini bisa menyebabkan kematian secara massal dan juga kegagalan panen.